~Assalamualaikum~ Sentiasa mendoakan kalian dari kejauhan Dipejamkan matanya rapat-rapat mendengar sayup-sayup bunyi burung-burung bernyanyi berkicauan. Seolah-olah menyanyikan lagu riang untuk dia. Syahadah menghembus nafas kecil. Rambut lurusnya yang lembut, terbang menutupi telinga dan sebahagian mukanya. Syahadah melurut rambut lurusnya dengan jari jemarinya yang runcing lalu mengikatnya supaya lebih kemas. Dia berjalan perlahan-perlahan menuju ke meja kecil di ruang tamu itu. Kelihatan secawan Nescafe...Read More
~Assalamualaikum~ Sentiasa mendoakan kalian dari kejauhan “abang..sabar bang..” ibunya mengusap lembut dada suaminya. “kalau ayah setakat mau memalukan Sya dan mencari kesalahan Sya..bagus nda payah suruh Sya mengaji! Sya malas mau mengaji! Lebih bagus ayah suruh kakak saja mengaji depan ayah! Bukan Sya..kakak tu kan anak kesayangan ayah..Sya ni cuma anak angkat ayah saja!!” Pangggg!!...satu penampar singgah dipipi Syahadah dan bibirnya juga berdarah....Read More
~Assalamualaikum~ Sentiasa mendoakan kalian dari kejauhan Syahadah terperanjat bagai ingin tercabut jantungnya. Dia duduk bersandarkan bantal dan menggosok-gosok matanya. Dia melihat ke arah suara yang didengarinya tadi. Terbeliak matanya melihat ayahnya berdiri dihadapannya dengan muka yang sangat marah. Berdegup kencang jantung Syahadah. Tangannya mula menggeletar, dia tidak dapat bergerak dari tempat tidurnya itu, matanya tidak lekang dari pandangan ayahnya. “bangun..!!!” ayahnya menjerit. Syahadah...Read More